Pengobatan Sel Beta Pankreas Bisa Dengan Hinori TNO

Pengobatan Sel Beta Pankreas Yang Rusak Dapat Diperbaiki Oleh Hinori TNO Asal Dari Pulau Tahiti Yang Masih Original Dan Kandungannya Full Iridoid

Bagaimana pengobatan sel beta pankreas yang aman

 

Bagaimana pengobatan sel beta pankreas yang aman? Itu adalah pertanyaan yang akan diajukan ketika kita divonis menderita infeksi pada pankreas atau diabetes militus. Karena pada dasarnya kerja ginjal dan pankreas saling berhubungan satu dengan yang lain.

Sel beta pankreas

images (24)Sel beta pankreas berada di dalam pankreas, ini adalah kumpulan sel yang berada di dalam pankreas. Fungsi sel pankreas adalah untuk mensekreasikan insulin dalam jumlah yang cukup untuk tubuh. Sel inilah yang nantinya berfungsi untuk proses metabolisme glukosa, dan kerja insulin adalah membantu glukosa agar terbawa ke dalam darah agar terserap dengan baik ke dalam tubuh. Jika insulin dapat bekerja dengan baik, maka metabolisme tubuh juga akan baik. Namun ketika kerja insulin terganggu, atau hormon insulin tidak dapat memenuhi standar kebutuhan tubuh setiap harinya, maka akan memicu kerusakan pada sel beta pankreas. Ketika sel tersebut rusak, maka akan memicu penyakit yang lain, yaitu diabetes tipe 1, dimana pasien harus mendapatkan insulin tambahan agar kadar insulin dalam darah stabil.

Pengobatan terhadap sel beta pankreas

images (23)Ketika kerusakan tersebut sudah terjadi maka pasien harus mendapatkan frekuensi suntik yang rutin, atau bisa juga pasien melakukan cara lain seperti melakukan transplantasi sel beta pankreas.Pengobatan sel beta pankreas dengan cara tersebut mungkin cukup sulit untuk dilakukan, metode lain yang labih simple adalah dengan menggunakan tanaman herbal, seperti mengkudu.   Mengkududapat mengobati beberapa penyakit, karena mengandung selenium yang berfungsi untuk membuat antioksidan bagi tubuh. Lalu ada juga berbagai senyawa seperti antra quinines, trace elemens, xeronine, dll.  Mengkudu juga mengandung terpenoid dayang berfungsi untuk meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak, dengan demikian maka sel beta pankreas yang rusak dapat diobati. Ada juga zat anti bakteri yang dapat mematikan berbagai macam bakteri yang dapat merugikan tubuh terutama ginjal dan pankreas. Scopoletin juga terdapat pada buah ini, manfaatnya adalah sebagai anti peradangan, dan masih ada lagi beberapa zat yang dapat memperbaiki metabolisme tubuh. Dengan mengkonsumsi mengkudu secara rutin bukan tidak mungkin sel-sel tubuh yang rusak dapat pulih kembali, dan tubuh pun akan menjadi sehat.

Cara mengkonsumsi mengkudu

01noni-original-spcesialKetika masih muda buah ini akan berwarna hijau, dengan bintik-bintik hitam, dan ketika sudah matang, buah tersebut akan berubah warna menjadi putih kekuningan dengan aroma yang khas. Banyak yang merasa malas untuk mengkonsumsi buah ini secara langsung, maka dari itu kini telah hadir minuman Hinori TNO. Minuman ini mengandung buah dan daun megkudu 100%, sehingga ketika kita mengkonsumsi minuman ini sama artinya dengan mengkonsumsi buah mengkudu.

Mengkonsumsi Hinori TNO ini cukup praktis, kita hanya perlu mengkonsumsi 1 sloki, 2 kali sehari, setiap sebelum makan. Dosis itu dianjurkan bagi mereka yang sedang melakukan program perawatan, sedangkan bagi mereka yang sedang melakukan proses pengobatan, maka dosisnya harus 1 kali lebih banyak dari dosis perawatan. Minuman ini dapat dikonsumsi oleh siapa saja termasuk anak-anak dan para manula, hanya saja dosis yang akan diberikan berbeda, yaitu berdasarkan berat badan anak-anak atau manula tersebut. Dengan mengkonsumsi secara rutin, maka lambat laun tubuh kita akan mengalami perubahan, dan metabolisme tubuh kita akan semakin membaik. Pada dasarnya metabolisme tubuh setiap orang berbeda-beda maka reaksi produk ini juga akan berbeda bagi setiap orang, maka dari itu lama pengobatan sel beta pankreas pada setiap orang menjadi berbeda-beda.

Deskripsi :

Bagaimana pengobatan sel beta pankreas yang aman saat ini sudah kita dapatkan, dengan cara mengkonsumsi mengkudu. Sel beta pankreas yang rusak jika kita biarkan akan mengakibatkan rusaknya jaringan tubuh yang lain, seperti ginjal, dll.

Testimoni Diabetes

Diabetes Melitus | Testimoni Kesembuhan Mirna. S. Prasaja Dari Diabetes Melitus

Penyakit diabetes melitus yang diderita Mirna S. Prasaja. Bukan karena pola hidup yang tidak sehat semata, namun sakit yang ia derita merupakan warisan genetik dari orang tua yang juga menderita diabetes melitus. Awalnya, Mirna tidak menyadari penderitaannya, baginya sering buang air kecil dan lemas-lemas adalah hal biasa dan wajar. Namun lambat laun hal itu menganggu hidupnya. Karenanya Mirna mencoba mencari jawabannya melalui ilmu medis. Kekhawatiran Mirna terjawab, dokter menyatakan bahwa gula darahnya tinggi, begitu juga dengan SGOT, SGPT serta diketahui pula bahwa Mirna mengalalami asam urat yang tinggi. “Informasi tersebut cukup mengejutkan saya, namun saya hanya bisa pasrah dan menurut saja apa yang dianjurkan dokter” ujar Mirna. Beberapa hari berikutnya sang Paman yang mendengar hal tersebut menyodorkan Mirna Tahitian Noni Juice untuk membantu meminimalisir deritanya. Dalam hitungan minggu, gula darah, SGOT, SGPT dan asam uratnya turun drastis. Yang lebih mengejutkan Mirna adalah luka di ibu jari yang tidak sembuh selama berbulan bulan, akhirnya sirna dengan mengompresnya dengan Tahitian Noni Juice selama seminggu. Ketakjuban Mirna akan khasiat Tahitian Noni Juice bertambah ketika Tahitian Noni Juice menurunkan demamnya yang tinggi ketika menderita Tipus, “Dosisnya 20cc setiap jam sekali, Alhamdulillaah trombosit saya kembali normal. Saya merasa bersyukur atas mukjizat yang diberikan ALLAH SWT melalui Tahitian Noni Juice” cerita Mirna.

KencingManis | Testimoni Kesembuhan Sriyati Dari KencingManis Komplikasi Ganggren

Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita kencing manis. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita kencing manis yang ibu alami. Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Tahitian Noni sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit kencing manis ibu terobati dengan mengonsumsi Tahitian Noni Juice 7x20cc setiap hari selama dua bulan. Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh Tahitian Noni Juice. Minggu pertama mengonsumsi Tahitian Noni Juice, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal. Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam Tahitian Noni Juice yang bisa mengatasi masalah kencing manis adalah benar adanya. Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah noni dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit kencing manis yang dialami ibu saya.

Penyakit Gula | Testimoni Kesembuhan Aminudian : Waspada Kesehatan Di Hari Tua

Usia senja menjadi momok bagi sebagian orang terhadap kesehatan mereka. Begitu pula yang dialami oleh Aminudin, 66 tahun. Menginjak masa tua Aminudin mulai khawatir akan tingkat kesehatan yang semakin menurun, “Bertambahnya usia bukan berarti bertambah pula nikmat yang diberikan Allah SWT,” tegasnya. Sejak usia 50 tahun, Aminudin mengalami penurunan nikmat sehat yang diturunkan Allah SWT, mulanya, Aminudin menderita Hipertensi. Ia pun diminta dokter untuk mengurangi makanan yang berpotensi memicu tekanan darahnya. Belum lagi fungsi jantungnya yang semakin tahun semakin menurun kinerjanya. “Saya sempat dioperasi akibat penyumbatan pada jantung,” cerita Aminudin. Saat usianya menginjak 65 tahun Aminudin divonis dokter mengidap penyakit gula, gula darahnya mencapai lebih dari 220. Tingginya penyakit gula Aminudin membuatnya mudah terserang Penyakit Kulit. Karenanya Aminudin harus menjalani diet ketat untuk mengontrol gula darahnya. “Inilah puncak penderitaan saya, saya tidak bisa makan bebas,” katanya. Agustus silam, saat Aminudian menghadiri pengajian di dekat rumahnya, oleh tuan rumah Aminudin di kenalkan Tahitian Noni Juice untuk mengatasi penyakit gula nya. “Saya penasaran dan mencobanya, sehari saya minum 2 x 30 cc,” ungkapnya. Ketika ia mendengarkan pemaparan Dr. Amarullah tentang dosis yang diperlukan untuk penyakit gula, Aminudian melipatgandakan dosis konsumsi Tahitian Noni Juice. Dalam waktu 3 bulan, penyakit gula yang ia derita berangsur-angsur membaik, bahkan dokter yang merawat Aminudian sempat bingung dengan hasil medisnya. penyakit gula Aminudian kembali normal, fungsi jantung serta penyumbatan jantung semakin membaik. “Alhamdulillah Allah SWT telah mengutus Tahitian Noni Juice sebagai obat alami untuk kesehatan saya,” ujarnya senang.

Diabetes Melitus, Tahitian Noni Juice Menangani Diabetes Melitus 40 Tahun | Testimoni Yusuf Ikhsan

Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia mengidap diabetes melitus semenjak usia 27 tahun. Badan kerap merasa lemas, dan aktifitas terhambat karena tidak boleh merasa lelah. "Cape sedikit pasti badan akan merasa sesak," katanya. Namun semenjak ia rutin mengonsumsi Tahitian Noni Juice April 2008 lalu, gula darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. "Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice dahulu," cerita kakek delapan cucu ini. Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. "Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT," tegasnya. Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya Tahitian Noni Juice ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, "Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetes melitus ku, yang ada malah tambah parah," ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum Tahitian Noni Juice secara rutin. April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi Tahitian Noni Juicesecara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiTahitian Noni Juice. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi Tahitian Noni Juice secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. "Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2." "Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini Tahitian Noni Juice menjadi mediasi kesembuhan diabetes melitus saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus noni asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan Tahitian Noni Juice menjadi mediasi tepat untuk kesehatan." Untuk melihat informasi selengkapnya silahkan klik Terapi Diabetes Melitus Dengan Tahitian Noni 

atau

Untuk Harga dan Cara Pesan Tahitian Noni

klik